Indonesian Group

Weekly Saturday Service @ Concorde Hotel Level 3, Concorde 3, 3-5pm

Experience God July 31, 2007

Filed under: Uncategorized — hopechurchindo @ 11:32 am

Hello smua nya……..!!!!!! :) Have u ever experience God? How do u feel? Great? Awesome? Give u hope? Yes….. mari dalam setiap langkah hidup kita, kita ikut sertakan Tuhan. Coz dalam DIA ada masa depan yang cerah yang penuh dengan harapan :) This is what God already promised to us. Wonderful rite? ^-*

Ada satu brother kita, Hans yang still looking for job :) Btw dia graduated from Melbourne :p Kalian bisa baca testimony nya di bawah gimana dia involve God in his decision dan ask God to direct his way :)

Hans – Last Tuesday I have got an email from a beverage company located in Melbourne, regarding a vacancy in their QA department. I actually applied for this job about 5 months ago. So it is rather suprising to have the company contacting me after so long. So, I basically agreed for a phone interview, all goes well, may be a bit too well, and last Friday got another call telling me that I am accepted for this position. I really wasn’t expecting this and in the first place, I only agreed to the interview because I just want to experience how phone interview is like… :) It’s fun, got all my notes in front of me, not a single problem in the techical questions… Anyway, I actually told the manager that I need time, one week to think, so she agreed to call me back in a week time. I struggled a lot during this one week. I definitely want to stay in Singapore, already adapting here, close to my family, commit to a church already, have some wonderful friends, but of course still jobless…. :) On the other hand, in Melbourne, I will have my dream job, and some of my friends were there. So I asked advised from my beloved brothers and sisters. All of them basically said the same thing that I had to decide on myself and that I just had to ask God for direction. So starting this week, I actually spent days (actually only 2 days) praying intensely for God’s direction. Never before I prayed for hours and hours in my whole life. But I know that this is a critical point in my life and if I don’t involve God in my decision, whatever decision I choose, I will have regrets in the future. I pray hard for sign because I don’t know what is God’s direction for me unless I had a visible sign. Flip through bible but can’t find verse that help me in making decision. So decided to pray for a sign that involve me getting at least one interview for this week, though I knew that I never actually applied for any job this week, and only 3 for last week. If God get me one interview for this week, I promised God I will stay here without any regrets. True enough, got a call yesterday morning, asking me to come down for a second interview. I actually did the fist interview about two weeks ago, which I’m late for half an hour.heuheue…… I’m happy that God gave me the sign but in the back of my mind, I still have some doubt thinking that may be I actually did well enough during the first interview and this is just a coincidence. But then after the interview, the manager actually told me that he did not instruct his assistant to call me that morning, he said that my name is on the fifth line and he actually ask to call only the top four candicates. Only at that time, that I start to fully believe that this is really God’s answer. Got the third interview this morning, but did not get the job. I ended up with a question, “If you are to get this job, and a job from any food company today, at the same time, which one will you choose?” I knew I can’t lie and so ended up without a job again :)  This encounter really teach me how important it is to involve God in our life. And I now more than ever, really believe in the power of prayer. Anyway I got the call from Melbourne minutes ago, and rejected the job joyfully, willingly, and without any regrets. So really thank you God for answering my prayer :)

 

Resep Super UUeeennnaaakkkk….. July 16, 2007

Filed under: Uncategorized — hopechurchindo @ 10:34 am

Resep ayam penyet? Hm….. gampang. How about resep mpek mpek? Gampang juga. Kita bisa search di internet ato cari di buku resep resep masakan buat membuat nya. But bagaimana dengan resep pertumbuhan rohani? :) Resep nya cuma bisa di dapet di sini ni. Cara mengolah : step pertama start with enablement through God’s stength and promises; step kedua grow in key areas (faith, knowledge, self control, goodness, perseverance, Godliness, brotherly kindness, and love), dan yang terakhir enjoy the results. Hm……. yummy ga hasil nya? Uuueeennnnnnaaaakkkkkkkk bgt kan? :)

Sekarang ada 1 sister yang udah coba resep ini, dan dia mau share her testimony di mana dia boleh menikmati hasil nya sekarang :)

Nia – Setelah gua melihat balik, gua merasa kalau satu tahun ini gua banyak belajar dalam hal ketaatan dan humility. Gua ingat kalau dulu nya gua nggak suka banget denger nasehat orang lain, apalagi leaders. Dan setiap kali gua dichallenged, jawaban gua selalu ’No’, tanpa berpikir panjang. Tapi dengan berjalan nya waktu, Tuhan mengubah gua, dimana gua belajar untuk bekerja di ladang nya Tuhan, lebih terbuka dalam mendengarkan dan menaati leaders karena gua sadar kalau tujuan mereka kasih gua nasehat itu untuk pertumbuhan gua di dalam Tuhan. Step by step, gua juga belajar untuk menerima challenge untuk gua. Walaupun susah untuk bilang ‘Iya’ secara langsung, tapi paling nggak, gua minta dikasih waktu untuk berpikir dan berdoa sama Tuhan. Belakangan ini, gua dichallenged untuk menjadi seorang shepherd. Gua gak bisa jawab langsung karena banyak hal yang gua pertimbangkan; salah satu nya untuk deal dengan karakter sheep nya. Buat gua, ini satu hal yang susah. Gua minta waktu satu minggu untuk respond to the challenge dan ternyata memang benar2 memakan waktu satu minggu buat gua untuk fully respond. Awalnya, gua discuss hal ini dengan salah satu sister di gereja dan 1 kalimat yang dia bilang yang benar2 membuat gua berpikir adalah ‘iron sharpens iron’. Jadi seperti besi yang bisa dipertajam dengan besi, begitu juga dengan karakter orang. Gua diingatkan lagi kalo Tuhan bisa pakai karakter sheep gua untuk mempertajam karakter gua sendiri. Lalu, setelah beberapa hari, pas saat teduh gua, gua seperti ditanya sama Tuhan, ”apa yang gua mau dari Tuhan untuk gua bisa bilang ’yes’ to this challenge.” Gua juga sempat berpikir dan waktu gua berdoa, hati gua meminta God’s word yang bisa memberikan gua kekuatan untuk bilang ’Yes’. Dan Tuhan memberikan gua ayat dari Psalms 55:22 –  Cast your cares on the LORD and he will sustain you; he will never let the righteous fall., dimana gua diingatkan lagi kalo Tuhan yang akan sustain gua dan Tuhan nggak akan membiarkan orang benar itu jatuh. Saat itu juga gua sadar, jadi apalagi yang perlu gua kuatirkan kalo Tuhan sendiri udah berjanji kalau dia yang akan sustain gua selama gua berjalan di jalan-Nya. Setelah itu pada saat kebaktian, tema kotbah nya adalah ‘Respond to God’s call’ dan pada saat itu, gua merasa susah untuk fully respond. Tapi gua memilih untuk respond dan setelah itu, gua benar2 merasa lega dan gua merasa kalau ada victory & joy dari keputusan yang telah gua ambil =P. 

 

Ord!naRy 2 ExtRa OrdiNaRy July 4, 2007

Filed under: Uncategorized — hopechurchindo @ 9:31 am

Ordinary people?????? Who are they? :) We were created as an ordinary man, yang dipake Tuhan to do an extra ordinary call at ordinary day and place ^-^ Maka nya kita harus ready to respond dan see beyond the norm to do tis extra ordinary call ocre? :)

Berikut testimony dari satu ordinary brother yang dipanggil untuk melakukan an extra ordinary call ^-*

Andri – Dulu aku tidak pernah merasa memiliki tujuan di dalam hidupku. Aku jalani kehidupan sehari-hariku tanpa arah dan tujuan yang jelas. Apalagi keinginan untuk melayani Tuhan, hal itu belum pernah terlintas di dalam pikiranku. Sewaktu kecil aku sudah mengikuti kegiatan sekolah minggu. Tetapi sejujurnya pada saat itu, kalau aku diberi pilihan untuk tinggal dirumah dan nonton tv atau pergi ke sekolah minggu, aku pasti akan memilih untuk tinggal di rumah dan nonton tv. Setiap minggu aku selalu pergi ke gereja, tetapi hal itu sudah seperti menjadi rutinitas sehari-hariku. Hal itu sudah seperti sebuah program yang tertanam di otakku. Hubunganku dengan Tuhan pada saat itu juga tidak pernah lebih dari sekedar rutinitas sehari-hariku.
Tetapi hal itu sudah mulai berubah sejak aku mengenal Tuhan disini, di dalam Hope Church ini. Aku belajar untuk mengenal Tuhan lebih dalam lagi, tentang kasih-Nya, tentang salvation yang dijanjikan-Nya, dan aku juga sadar bahwa semua yang sudah aku lakukan dan lalui sejak dulu hingga sekarang, bukanlah apa yang diinginkan Tuhan dari aku.
Melalui Bible Study dan belajar dari shepherdku, aku mulai menyadari bahwa Tuhan dapat merubah kita, shepherdku juga sering share kepadaku tentang bagaimana Tuhan merubah karakternya, bagaimana dia struggle sewaktu diminta untuk serve Tuhan. Tetapi dengan berjalannya waktu Tuhan mengubah dia. Tuhan memberikan keyakinan kepada dia untuk dipake oleh Tuhan. Aku masih ingat sewaktu dia share kepadaku seperti ini, “jika Tuhan dapat mengubah aku, Dia dapat mengubah kamu juga”, keputusan hanya terletak pada kita, apakah kita mau diubah oleh Tuhan atau tidak. Pada dasarnya aku adalah seseorang yang sering berpikir bahwa aku tidak bisa melakukan ini, tidak bisa melakukan itu, aku tidak cocok untuk ini, tidak cocok untuk itu, pada intinya aku selalu berpikir negatif. Aku tidak percaya bahwa aku dapat berubah.
Terkadang aku berpikir apakah aku benar-benar dapat berubah dari semua kebiasaan-kebiasaan burukku yang dulu, caraku berpikir, dll. Tetapi aku benar-benar diyakinkan dan diberi semangat dengan sharing dari shepherdku, dan aku percaya bahwa itu semua hanya bergantung pada apakah aku mau digunakan dan diubah oleh Tuhan atau tidak. Dan aku ingin Tuhan untuk mengubah diriku.
Semenjak aku mengambil keputusan untuk melayani Tuhan, aku mulai mencoba untuk mengubah kebiasaan burukku. Aku menemukan bahwa ada beberapa hal di dalam diriku yang telah berubah. Sebelumnya aku lebih suka bermalas-malasan dalam mengerjakan sesuatu dan sekarang aku lebih bisa berpikiran positif, dan willing to take more challenge. Aku juga sudah tidak memiliki cara berpikir rutinitas seperti dulu lagi, dan juga Tuhan memberikanku keberanian untuk melakukan hal-hal yang mungkin tidak pernah terlintas sekalipun di pikiranku yang dulu. Minggu ini aku telah memimpin praise di CG, dan juga aku mulai serve sebagai usher. Aku merasa senang setiap kali melihat teman baru di gereja dan aku ingin membuat mereka merasa welcome disini.
Aku juga mendengar cerita-cerita dari saudara-saudaraku di gereja, dimana bagaimana Tuhan mengubah hidup mereka, dan bagaimana mereka bersedia dipake oleh Tuhan. Hal ini juga yang memberikanku semangat untuk memiliki hubungan yang lebih dalam dengan Tuhan dan serve Him more.